Harga Batu Kali Belah, Bulat, Maya 1 Truk April 2019, Untuk Pondasi dan Taman

Harga Batu Kali 1 Truk – Batu Kali adalah bongkahan batu yang umumnya memiliki ukuran tidak beraturan yang didapatkan di sungai ataupun gunung.  Batu kali termasuk salah satu bahan bangunan yang sangat penting untuk membangun rumah atau bangunan, yaitu sebagai pembuatan pondasi rumah  atau bangunan.

Batu kali biasanya dipasang bersama mortar (campuran pasir, semen, dan air) sebagai konstruksi awal dalam pembuatan dinding rumah.  Batu kali juga merupakan bahan bangunan yang sangat tahan terhadap kondisi lingkungan seperti panas dan hujan, sehingga sampai sekarang ini penggunaan batu kali sebagai pondasi rumah ataupun bangunan masih belum tergantikan dengan bahan buatan.

Proses Pembuatan

Batu kali merupakan jenis batuan sedimen. Batuan sedimen atau batuan endapan merupakan batuan yang terbentuk dari proses pengendapan atau sedimentasi. Terbentuk melalui tiga cara yaitu pelapukan batuan lain (clastic), pengendapan (deposition) dikarenakan aktivitas biogenik, dan pengendapan (precipitation) dari lautan.

Jenis-jenis Batu Kali

Batu Kali ini termasuk jenis batuan yang terdapat langsung dari alam. Berikut ini adalah jenis-jenis batu yang terdapat dialam:

  1. Batu Andesit

Batu andesit merupakan jenis batuan beku vulkanik yang  terbentuk dari pembukaan lava yang keluar ke permukaan bumi pada saat letusan gunung berapi. Batu andesit mempunyai karakteristik yang sangat unik yaitu warna yang minimalis, teksture batu ini juga sangat keras sehingga batu andesit banyak diminati oleh pelanggan. Karena memiliki teksture kekerasan yang cukup tinggi, membuat batu andesit ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan carport, walkway area dan bebatuan untuk ditaman. Selain itu, batu andesit juga sangat cocok untuk digunakan didalam sebuah ruangan misalnya di kamar mandi karena karakter batu ini yang anti slip apabila dibakar.

  1. Batuan Beku (Igneous Rock)

Jenis batuan beku ini terbentuk dari lava yang telah keluar ke permukaan bumi (Ekstrusif) pada saat letusan gunung berapi dan pembekuan magma yang menerobos lapisan tanah di bawah permukaan bumi, atau yang biasa disebut dengan instrusif. Ciri utama batuan beku adalah memiliki sifat yang keras dan padat. Jenis batu alam yang termasuk dalam kategori ini adalah batu andesit, batu templek salagedang, batu curi, batu templek purwakarta dan batu candi (Lavastone).

  1. Batuan Sedimen (Sedimentary Rocks)

Jenis batuan sedimen atau yang lebih dikenal sebagai batu endapan adalah batuan yang terbatuk dari proses pengendapan lapisan-lapisan tanah dan zat-zat yang dihanyutkan oleh air. Batuan sedimen ini terdiri dari batuan limestone, sandstone, tufa, dan konglomerat. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.

  • Batuan Limestone

Batuan ini terbentuk karena endapan yang terbentang di dasar laut, sungai, dan danau. Batuan limestone merupakan cikal bakal terbentuknya batu marmer. Batuan ini banyak digunakan untuk dinding dan biasa digunakan sebagai bahan dasar patung karena memiliki teksture yang sangat mudah untuk di pahat. Jenis batuan alam yang termasuk dalam kategori ini adalah batu paras putih jogja, batu java gold, batu brexy, dan batu paras krem jogja (paras gold).

  • Batuan Sandstone

Batuan ini terbentuk akibat endapan pasir yang terbawa oleh air dan angin. Batu sandstone memiliki teksture yang mirip seperti limestone, hanya saja lebih keras. Jenis batu alam yang termasuk dalam kategori ini adalah batu palimantan.

  • Batuan Tufa

Batuan ini terbentuk akibat resapan kalsium melalui penguapan air yang ada di sekitar mata sungai dan di dalam gua. Batuan tufa ini banyak digunakan sebagai dinding luar atau pagar dengan pola random (acak). Jenis batu alam yang termasuk dalam kategori ini adalah batu paras kebumen.

  • Batuan Konglomerat

Batuan ini terbentuk akibat proses sedimentasi lumpur dan bebatuan kecil lainnya. Batuan konglomerat mempunyai warna yang sangat beragam (multi warna). Jenis batu alam yang termasuk dalam kategori ini adalah batu bali green.

  1. Batuan Metamorf

Batuan metamorf terbentuk akibat perubahan tekanan dan suhu yang cukup tinggi atau panas bumi. Batuan metamorf ini terdiri dari batu marmer dan batu templek (slate).

  • Batu Marmer

Batu marmer ini terbentuk akibat batuan limestone yang telah mengkristal selama jutaan tahun. Batu marmer memiliki warna yang indah dengan corak yang sangat beraneka ragam sehingga batu ini banyak digunakan dalam dunia arsitekture. Dalam penggunaannya, batu marmer ini akan sangat cocok untuk penggunaan indoor daripada exterior karena karakternya yang menonjolkan kilauannya yang akan lebih maksimal jika ditempatkan di dalam ruangan. Jenis batu alam yang termasuk dalam kategori ini adalah batu marmer bandung dan batu marmer tulungagung.

  • Batu Templek

Batuan templek ini terbentuk dari lembung dan juga batuan shale. Batuan ini dinamakan batu templek (batu lempeng) karena batu ini bisa di belah menjadi lempengan yang sangat tipis. Batu templek ini akan sangat cocok untuk digunakan di dinding. Secara manual, batuan templek ini ditambang di daerah perbukitan dan pinggir sungai. Pada umumnya batuan yang ditambang akan berbentuk lempengan yang berlapis-lapis. Setelah ditambang, kemudian bongkahan batu dibakar atau diasap supaya mudah untuk dibelah dan di pahat untuk menjadi lembaran yang lebih tipis lagi. Jenis batuan yang termasuk dalam kategori ini adalah batu templek hitam garut, batu templek purwakarta, dan batu templek salagedang.

Keuntungan dan Kerugian Pondasi Batu Kali

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa batu kali umumnya digunakan sebagai pondasi rumah atau bangunan. Perlu diketahui juga bahwa ppondasi batu kali sendiri memiliki keuntungan dan kerugian, antara lain yaitu :

  • Kelebihan Pondasi Batu Kali:
  • Pelaksanaan pondasi sangatlah mudah,
  • Waktu pengerjaan pondasi terbilang lebih cepat,
  • Biaya pelaksaan juga lebih murah, jika anda menggunakan batu kali (batu mangga),
  • Batu pecah lebih mudah didapatkan terutama di daerah Pulau Jawa,
  • Kekurangan Pondasi Batu Kali:
  • Pada daerah-daerah yang tertentu batu pecah sangat susah didapatkan, namun bisa diganti dengan batu kali.
  • Membuat pondasi ini membutuhkan biaya yang lumayan besar, jika menggunakan batu pecah.
  • Pondasi batu kali ini tidak dianjurkan untuk rumah bertingkat 2 atau lebih.

Harga Batu Kali

Bagi anda yang saat ini ingin membeli batu kali sebagi pondasi bangunan rumah anda, kami akan memberikan informasi mengenai harga batu kali terbaru. Harga dari batu kali ini dihitung berdasarkan satuannya yang sama dengan bahan bangunan lainnya yaitu, satu meter per kubik, truk, pick  up, colt diesel, dan ton. Daftar harga batu kali terbaru 2019 bisa anda lihat pada tabel di bawah ini :

Batu – Bahan Bangunan

Spesifikasi Barang Satuan Harga (Rp.)
Batako Semen Besar buah 3.500,-
Batu Bata Merah (biasa) buah 825,-
Batu Bata Merah (oven) buah 900,-
Batu Kali Belah m3 185.000,-
Batu Split pick up 260.000,-
Batu Split truk 1.260.000,-
Batu Knecker m3 210.000,-

Batu Alam

Spesifikasi Barang satuan Harga (Rp.)
Batu Candi (30 x 30) m2 120.000,-
Batu Andesit (30 x 30) m2 160.000,-
Batu Garut m2 85.000,-
Batu Alor 50 kg 280.000,-
Batu Ambon 25 kg 85.000,-
Batu Kupang 25 kg 75.000,-
Batu Pancawarna 25 kg 70.000,-
Batu Hijau 25 kg 80.000,-
Batu Italy 15 kg 80.000,-
Batu Bali 10 kg 70.000,-

Harga Batu Kali per m3

Colt Diesel Rp.1.500.000 – 1.800.000 /M3
Tronton 25M3 Rp. 230.000 – 300.000 /M3
Engekel 3,3m3 Rp.1.100.000 – 1.500.000 /M3

Itulah informasi lengkap mengenai daftar harga yang bisa kami berikan untuk anda. Semoga bisa menjadi referensi yang berguna untuk anda yang ingin membeli batu kali sebagai pondasi rumah dan bangunan, atau hanya sekedar mencari informasi tentang harga batu kali terbaru 2019. Namun daftar harga batu kali diatas bisa berubah sewaktu-waktu, jadi kami menyarankan anda untuk selalu mengecek ulang jika ingin membeli batu kali.