Cara Memilih Batu Bata Yang Bagus Dan Cara Menghitung Kebutuhannya

Menghitung Batu Bata – Batu bata merupakan sebuah bahan material yang digunakan sebagai pembuat dinding. Batu bata ini dibuat dari tanah liat yang telah dibakar dengan derajat yang tinggi hingga kering, mengeras dan berwarna kemerah-merahan. Di Indonesia bata bata merupakan bahan bangunan yang umum digunakan untuk membangun sebuah rumah.

Lalu, bagaimana cara menghitung kebutuhan batu bata dalam pembangunan dinding? Fungsi dasar dinding sendiri adalah sebagai pelindung dan pemisah antar ruangan. Pada dasarnya, dinding dibuat dari tumpukan batu bata yang kemudian direkatkan menggunakan campuran semen dan juga pasir.

Berdasarkan pasangan batu batanya, dinding terdiri dari dua macam. Yang pertama adalah dinding pasangan satu batu bata dan yang kedua adalah dinding pasangan setengah batu bata. Dinding pasangan satu batu bata merupakan dinding yang dibuat dengan cara menyusun batu bata secara mendatar.

Sehingga dinding akan mempunyai ketebalan yang lebih lebar dan daya tahan yang lebih besar. Dinding ini biasanya digunakan sebagai pembatas atau pemisah antara interior dan eksterior.

Sedangkan dinding pasangan setengah batu bata adalah dinding yang dibuat dengan cara menumpuk batu bata menggunakan ikatan tegak. Dengan kata lain, ketebalan dinding ini jauh lebih tipis jika dibandingkan dinding pasangan satu batu bata.

Namun dinding ini memiliki kelebihan yaitu pembangunannya yang lebih menghemat bangunan karena penampang batu batunya lebih luas. Dinding ini pada umumnya digunakan sebagai pembatas antar ruangan. Dalam menghitung kebutuhan batu bata pada pembuatan dinding sebuah bangunan, kita bisa memperhatikan peraturan SNI 2008 untuk pekerjaan dinding.

Perlu anda ketahui bahwa standarisasi ini biasa digunakan dalam menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya) sesuai dengan kebutuhan material bangunan. Ketentuan tersebut juga mengatur ukuran batu bata yang standar, yaitu dengan panjang 22 cm, lebar, dan tinggi 11 cm.

Perhitungan Kebutuhan Batu Bata

Di dalam peraturan SNI 2008 sudah ditentukan bahwa untuk dapat membangun dinding pasangan satu batu bata yang baik memerlukan 140 buah/m2. Maksudnya adalah kebutuhan batu bata dalam membangun dinding pasangan satu batu bata sama dengan 140 dikalikan luas dinding secara keseluruhan. Atau bisa juga dirumuskan seperti ini, Kebutuhan  batu bata = 140 x Luas Dinding yang akan dibangun. Sementara itu, untuk pembangunan dinding pasangan setengah batu bata yang baik membutuhkan 70 buah/m2. Artinya adalah kebutuhan batu bata dalam pembuatan dinding setengah batu bata sama dengan 70 dikalikan luas dinding yang telah direncanakan. Penulisan rumus matematikannya adalah  Kebutuhan batubata = 70 x Luas dinding yang akan di Bangun.

Untuk lebih jelasnya kami akan memberikan contoh soal. Mari kita simak contoh soal berikut ini.

Contoh Soal

Pak Pelle berniat untuk membangun sebuah rumah baru yang berdinding batu bata di Makassar. Adapun dinding luarnya mempunyai luas 180 m2 dan dibuat menggunakan prinsip pasangan satu batu bata. Sedangkan ukuran luas total dinding bagian antar ruangan mencapai 126 m2 yang dibangun memakai teknik dinding pasangan setengah batu bata. Berapakah kebuhan batu bata yang harus disiapkan untuk bisa membangun dinding rumah pak Pelle ?

Diketahui :

  • Luas dinding pasangan satu batu bata yang akan di bangun yaitu 180 m2
  • Luas dinding pasangan setengah batu bata yang akan di bangun yaitu 126 m2

Ditanyakan :

Berapakah batu bata yang harus disiapkan untuk dapat membangun dinding rumahnya Pak Pelle?

Jawab :

  • Kebutuhan batu bata dalam dinding pasangan satu batu bata = 140 x luas dinding yang akan di bangun, yaitu = 140 x 180 =  25.200 buah
  • Kebutuhan batu bata dalam dinding pasangan setengah batu bata yaitu = 70 x luas dinding yang akan dibangun, yaitu 70 x 126 = 8.820 buah
  • Jumlah kebutuhan batu bata = kebutuhan batu bata untuk dinding pasangan satu batu bata ditambah dengan kebutuhan batu bata untuk dinding pasangan setengah batu bata = 25.200 ditambah dengan 8.820 = 34.020 buah.

Jadi, bisa diambil kesimpulan kalau Pak Pelle membutuhkan batu bata sebanyak 34.020 buah untuk dapat membangun rumah barunya yang berada di Makassar.

Cara Memilih Batu Bata Yang Bagus

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa batu bata merupakan bahan bangunan yang sangat umum digunakan untuk membangun sebuah rumah. Maka dari itu, tentunya kita harus bisa memilih dan menentukan jenis batu bata yang berkualitas. Cara memilih batu bata yang berkualitas bagus adalah sebagai berikut  :

  • Sebaiknya anda harus membeli batu bata dari 1 penjual saja. Hal ini dikarenakan membeli batu bata dari beberapa penjual seringkali didapatkan batu batu yang memiliki ukuran tidak sama. Meski sama-sama bisa digunakan, tetapi akan memberikan hasil permukaan dinding tembok yang kurang rapi.
  • Sebelum membeli, sebaiknya anda cek terlebih dahulu kondisi fisik batu bata yang akan anda beli. Jangan hanya cek lewat telepon saja.
  • Batu bata yang bagus tentunya memiliki ukuran yang seragam, tidak besar kecil. Tetapi akan lebih baik lagi jika anda mendapatkan batu bata yang memiliki ukuran lebih besar. Hal ini dikarenakan akan lebih menghemat penggunaan material bangunan.
  • Batu bata yang berkualitas biasanya akan memiliki permukaan yang relatif halus. Hal tersebut menandakan bahwa tanah yang digunakan untuk membuat batu bata adalah tanah liat yang bagus, dan juga menandakan tidak dicampur dengan bahan yang lainnya. (Sekarang ini para pengrajin batu bata seringkali mencampur bahan baku tanah liat dengan seka, abu batu bara, pasir kali dan tanah liat yang jelek). Selain itu, permukaan batu bata yang relatif halus dan rata juga menandakan bahawa proses pembakarannya lebih baik alias rata.
  • Batu bata yang memiliki warna bagus adalah batu bata yang berwarna merah tua. Namun akan lebih bagus lagi jika batu bata berwarna merah tua agak abu-abu kebiruan. Hal ini telah menandakan bahwa proses pembakaran batu bata tersebut sudah benar-benar matang.
  • Sementara itu, batu bata yang memiliki warna merah muda ataupun agak kecoklatan telah menandakan bahwa proses pembakarannya kurang matang dan sempurna (tidak menggunakan kayu).
  • Batu bata yang bagus kualitasnya akan memiliki teksture yang keras.

Cara Mudah Untuk Mengetes Kekerasan Batu Bata Tanpa Menggunakan Alat

Batu bata yang berkualitas memang akan memiliki teksture yang keras dan ada beberapa cara mudah untuk dapat mengetes kekerasan batu bata tanpa menggunakan alat, yaitu :

  • Dengan dipukul-pukul

Batu bata yang memiliki kualitas bagus dan keras akan mengeluarkan suara yang nyaring dan lepas. Ting-ting-tinggi. Sementara itu, batu bata yang tidak keras justru sebaliknya. Suara yang dihasilkan kurang nyaring dan tertahan ketika dipukul-pukul, prek-prek-prek.

  • Dengan dijatuhkan

Ambil dan angkatlah sebuah batu bata setinggi 1 meter, kemudian jatuhkan ke tanah. Batu bata yang keras dan memiliki kualitas bagus tentu tidak akan patah ataupun remuk.

Catatan:

Batu batu yang dibakar menggunakan kayu, tepatnya bukan sekam atau sampah yang dikeringkan maka akan memberikan hasil pembakaran yang jauh lebih baik dan benar-benar matang.